
Sumber : http://tipspetani.blogspot.com/2012/07/tips-cara-menanam-tanaman-beach-cherry.html
Sarana Informasi Pertanian Online Anda
Kita tahu tanaman hias adalah sebagai penghijau dirumah kita dan mempercantik interior bahkan eksterior rumah kita. Tapi tahukah anda, ada jenis tanaman tertentu yang berguna sebagai pembersih udara dalam hal ini sebagai peresap bahan polutan yang dapat membahayakan kesehatan anda.
Menanam sayuran organik dan tanaman herbal di pekarangan rumah tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sayuran segar dan sehat untuk keluarga sendiri.
Tanaman organik dengan Bibit agen pupuk organik
Jati Ungggul Situbondo salah satu contoh tanaman Industri
Daun Seledri ini salah satu tanaman rempah-rempah yang sangat digemari pengembangbiakanya oleh masyarakat pandaisikek, Pada awalnya seledri ini cuma di tanam dilahan yang cukup banyak air atau lahan gambut.

Beberapa jenis tanaman tertentu bisa melindungi Anda dan keluarga dari bahaya polutan rumah. Perlu Anda tahu, pencemaran udara tidak hanya mengancam kesehatan saat kita di luar, tapi juga di dalam rumah. Ada beberapa jenis gas udara yang berbahaya (polutan) yang betah bersarang di dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Tidak hanya di dalam rumah, tapi juga gedung dan perkantoran.
Ada tiga racun utama (benzene, trichloroethylene and formaldehyde) yang mengakibatkan masalah kesehatan yang serius seperti asma, kanker, berbagai alergi.
Penelitian dari NASA dan Associated Landscape Contractors of America (ALKA) menemukan berbagai macam tanaman hias yang membuat udara bersih dan menjaga kelembaban dalam ruangan. Tanaman ini juga sebagai penyerap polutan udara yang dapat diandalkan.
Ini dia jenis tanaman hias ‘penyedot’ racun yang bisa Anda tempatkan di rumah.
1. Spider Plant (Chlorophytum comosum)
Tanaman hias seperti rumputan dengan daun panjang, Chlorophytum comosum juga merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Menghilangkan gas beracun serta pengotor lain seperti formalin dan xylene. Efektif di tempatkan di dapur atau dekat perapian, tempat dimana karbon monooksida terakumulasi banyak.
2. Boston fern (Nephrolepsis exaltata bostoniensis)
Tanaman eksotis yang anggun dengan daun melengkung dan berjumbai, Pakis Boston juga bertindak sebagai humidifier alami. Pakis Boston tumbuh di bawah sinar matahari intensitas rendah dan dalam kondisi lembab. Dengan melepaskan kelembaban ke udara, mereka menghapus polusi udara jahat seperti benzena, formaldehida dan xilena, dan menyediakan udara bersih di dalam rumah.
3. English Ivy (Hedera helix)
Meskipun daunnya beracun, Hedera helix sangat populer dan paling cocok untuk pasien dengan kondisi sakit asma dan alergi. Mudah tumbuh di bawah sinar matahari cerah, tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa menghilangkan benzena, formaldehida serta berbagai bahan kimia gas beracun yang dikeluarkan oleh bahan sintetis. Sering ditanam di sekitar bangunan pabrik bahan sintetis.
4. Areca Palm (Chrysalidocarpus lutescens)
Tumbuhan ini sangat sensitif dengan daun berbulu, dikenal sebagai humidifier. Bisa di tanam di daerah di mana mengalami musim dingin ekstrem. Meskipun tanaman tumbuh lambat dan membutuhkan perawatan sepanjang tahun, dapat disimpan di mana saja di rumah, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis atau di ruangan berkarpet. Tanaman hias ini membantu menghilangkan racun mematikan seperti formalin dan xilena.
5. Golden Pothos (Epipremnum aureum)
Juga dikenal sebagai Devil’s Ivy atau Silver Vine, Epipremnum aureum adalah tanaman yang sangat invasif. Dengan daun hijau dan batang menjalar.Sangat efisien dalam menghilangkan polutan dalam ruangan seperti formaldehid, benzena dan xilena. Tanaman ini beracun bagi hewan kecil dan di jauhkan dari jangkauan anak kecil atau hewan piaraan
6. Aloe Vera (Aloe barbadensis)
Kita semua tahu bahwa lidah buaya hadir dalam banyak produk perawatan kulit dan rambut. Tidak hanya membantu perawatan kulit, tanaman ini juga digunakan untuk menyaring emisi gas dari bahan beracun yang berbahaya. Diklaim memiliki banyak kasiat sebagai tanaman obat. Tanaman luar biasa ini juga dapat ditanam sebagai tanaman hias di halaman.
7. Chinese Evergreen (aglaonema modestum)
Merupakan tanaman pembersih udara yang sangat baik, aglaonema modestumadalah tanaman herba rumpun yang mudah beranak. Tanaman hias dengan daun hijau indah mengkilap. Dapat tumbuh di bawah cahaya minimum maupun di media dengan kadar air seadanya. Tanaman ini menyaring racun udara seperti benzena dan formaldehid.
8. Snake Plant (Sansevieria trifasciata)
Banyak digunakan sebagai tanaman hias, Sansevieria trifasciata merupakan tanaman tahan musim dan dapat hidup dengan air minimum. Para ilmuwan di NASA telah menemukan bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap formaldehid, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara.
9. Marginata (Dracaena marginata)
Seseorang tidak dapat mengabaikan keindahan marginata, tanaman yang memiliki daun tipis glossy dengan tepi merah. Tanaman hias yang sangat dikenal berbunga lambat, mudah tumbuh di lingkungan mana saja. Tidak hanya menghilangkan formalin dan benzene dari udara, tetapi juga mampu menyaring racun lain yang hadir di sana. Namun, perawatan yang tepat harus diambil saat menempatkan tanaman di dalam ruangan , karena bisa menjadi racun bagi anjing.
10. Peace Lily (Spathiphyllum)
Tanaman hias utama adalah Peace Lily, paling dikenal untuk mengurangi racun dalam ruangan yang berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. Perawatan tanaman ini mudah. Tanaman ini dapat menghilangkan polutan berbahaya, menghilangkan benzena dan formaldehid di rumah.
Menghias rumah sepertinya tidak ada habisnya. Ada saja barang-barang yang kita beli untuk mempercantik ruang tamu, kamar tidur, sampai dapur. Salah satu hiasan yang sedang digemari adalah tanaman hidup.
Saat ini, tanaman tidak hanya digunakan sebagai hiasan di luar rumah. Beberapa orang memilih tanaman sebagai hiasan di dalam rumah (indoor plants). Ada banyak manfaat jika kita menaruh tanaman hidup dalam ruangan, di antaranya memberikan kesejukan pada ruangan. Ada juga jenis indoor plants yang memberikan aroma wangi.
"Warnanya yang cerah membuat indoor plants disukai. Tanaman indoor plants tidak memakan banyak lahan karena tanaman ini hanya butuh pot. Jenis potnya pun bisa disesuaikan dengan selera Anda," ungkap Vivien Pramandha, pemerhati tanaman hias yang memiliki gerai tanaman hias di kawasan Ragunan, Jakarta.
Ada dua jenis tanaman hias, yakni tanaman hias daun dan tanaman hias bunga. Tanaman hias daun misalnya anthurium, aglonema, dan sanseviera, sementara tanaman bunga misalnya anggrek, mawar, dan adenium.
Fungsi tanaman hias sangat beragam. Tanaman hias daun biasanya diletakkan di sudut ruang tamu yang bertujuan memberi kesan asri sekaligus sebagai pembatas ruangan. Berbeda dengan hiasan bunga yang sering digunakan sebagai pemanis ruangan. Tanaman yang bercorak unik bisa menjadi pilihan untuk mempercantik ruang tamu Anda.
"Cara perawatan indoor plants sangat mudah, hanya membutuhkan cahaya matahari yang tidak banyak, temperatur sedang, dan dibutuhkan ketelatenan dalam merawat tanaman hias. Pasalnya, jika tidak dirawat dengan benar, tanaman ini akan mati. Cukup dilakukan minimal dua minggu sekali," ujar dia.
Linda Bregmant, peneliti NASA, mengatakan ada beberapa jenis tanaman hias yang bisa dijadikan senjata ampuh untuk melawan polusi udara dan menjadikan udara di ruangan lebih bersih. Berikut beberapa di antaranya.
1. Peace Lily
Tanaman hias ini sangat bagus untuk membersihkan udara. Tanaman ini juga sering dikenal mampu menghilangkan racun benzena dan formaldehida, yakni zat kimia yang terdapat pada rokok. Perawatan tanaman ini sangat mudah, hanya perlu memperhatikan penempatannya. Tanaman ini menbutuhkan cahaya dan kelembapan tinggi agar tumbuh subur. Perawatan untuk daunnya hanya perlu sering disemprot air hangat agar tetap tumbuh sehat.
2. Pakis Boston
Tanaman yang satu ini memunyai ciri yang spesifik. Setiap helai daunnya memiliki beberapa helai lagi yang tampak seperti jumbai-jumbai sehingga sangat mudah mengenali tanaman ini. Selain warnanya yang cerah, tanaman ini menggunakan stomata sebagai penyedot racun formaldehida dan xylene, mengubahnya jadi zat bermanfaat. Tanaman ini biasanya diletakkan pada sudut ruangan.
3. Palem Kuning
Dalam bahasa Latin, palem kuning disebut Areca palm. Ini merupakan jenis tanaman rumah dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Pertumbuhan tanaman ini bisa mencapai 1–6 meter. Peletakan tanaman ini harus pada tempat yang lembap agar tidak rusak meski pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru divernis. Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehida.
4. Karet Hias
Karet hias adalah salah satu tanaman yang kegunaannya menyerap formaldehida dan menghasilkan oksigen. Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal. Oleh karena itu, tanaman yang satu ini juga dikenal dengan sebutan rubber plant. Karet hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat yang terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar.
5. Dracaena Deremensis
Tanaman ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Dracaena bisa beradaptasi di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi. Jaga tanah dalam pot tetap lembap dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat. Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.
6. Anthurium
Secara umum, anthurium dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu anthurium daun dan anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat, terutama dari bentuk-bentuk daunnya yang istimewa. Sementara anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga yang dihasilkan dari hibrid maupun spesies.
Anthurium termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Umumnya tanaman ini hidup secara epifit dan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan. Khusus untuk tanaman hias dalam ruangan, anthurium bisa juga ditempatkan pada pot dengan media tumbuh tanah, atau lapukan kayu.
7. Begonia
Begonia adalah tanaman yang berbunga abadi dan masuk klasifikasi Begoniaceae. Tanaman ini biasanya tumbuh secara terestrial dan kadang-kadang menjadi epifit pada iklim lembap di kawasan subtropis dan tropis di Amerika Selatan dan Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.
Saat ini, begonia banyak dikembangkan menjadi tanaman hias dalam ruangan. Terbukti dengan keindahan bunganya yang abadi membuat tanaman ini menjadi salah satu tanaman favorit yang dijadikan sebagai tanaman penghias ruangan.
8. Anggrek
Anggrek adalah salah satu tanaman hias yang dikenal dengan beragam jenis dan tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika.
Sebagai tanaman penghias ruangan, anggrek dapat ditanam dalam pot dan ditempatkan di dalam ruangan.
9. Adiantum
Adiantum atau yang umum dikenal dengan nama suplir adalah tumbuhan paku-pakuan yang tidak menghasilkan bunga dalam daur hidupnya. Perbanyakan generatif adiantum biasanya dilakukan dengan spora yang terletak pada sisi bawah daun bagian tepi tanaman yang sudah dewasa.
Meski tidak menghasilkan bunga, keberadaan daun adiantum yang menarik membuat tanaman ini sering dijadikan tanaman hias dalam ruangan.
10. Rhapis Excelsa
Rhapis excelsa merupakan jenis palem yang tidak mudah rusak dan bisa beradaptasi di hampir setiap kondisi suhu maupun cahaya. Rhapis juga termasuk tanaman yang mudah dipelihara, tapi pertumbuhannya lambat.
Merawat rumah tetap indah dengan tanaman hias terkadang menjadi bumerang tersendiri ketika perawatan tanaman ternyata sulit dilakukan. Berikut beberapa tanaman hias yang dapat dipelihara namun tak rewel untuk menambah asri hunian Anda.
Cemara Norfolk
Rahasia merawat Cemara Norfolk atau Norfolk Island Pine tetap sehat adalah cukup cahaya dan kelembapan. Cemara Norfolk yang kurang cahaya cenderung berubah menjadi cokelat dan rontok dimulai dari cabang-cabang terendah. Begitupula jika udara terlampau kering, akan menjadi target utama bagi laba-laba dan tungau untuk bersarang. Di habitat aslinya cemara ini dapat mencapai tinggi 60 meter. Namun di dalam ruangan, cemara norfolk umumnya hanya mencapai tinggi 3 meter.
Chinese Evergreen
Tanaman Chinese Evergreen yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama lokal Sri Rejeki (Aglaonema commutatum ) ini, umumnya digunakan sebagai tanaman indoor . Daunnya yang tebal berwarna hijau dengan motif di tengah bernuansa perak keabu-abuan memberikan sentuhan cerah dan alami di dalam ruangan. Dalam perawatan, tanaman ini tak memerlukan banyak perawatan khusus seperti pupuk maupun obat anti hama. Tanaman ini juga tak banyak memerlukan air dan cenderung tahan ketika perawatan tidak berjalan teratur. Kedua sifatnya (tangguh dan hijau) ini membuatnya banyak diminati sebagai tanaman rumahan. Kendati beberapa pusat perbelanjaan juga meminatinya sebagai tanaman penghias pinggiran taman atau penutup lahan kosong.
Dracaena Fragrans
Tanaman ini sepintas mirip dengan pohon Suji namun berdaun lebar dengan garis kuning melebar di bagian tengah daun. Nama ilmiahnya adalah Dracaena fragrans 'Massangeana'. Tanaman ini sangat mendukung sebagai tanaman indoor berbatang tegak dengan daun-daun yang menjuntai. Sangat pas ditempatkan dalam sebuah pot besar sehingga nampak lebih mengisi.
Jika dracaena telah tumbuh terlampau tinggi, Anda dapat memotong bagian bawah batang sekitar 30 hingga 60 cm di atas tanah. Lalu, biarkan tunas baru tumbuh kembali dari bagian bawah.
Catatan : Tanaman ini beracun, sebaiknya jangan sampai dikunyah hewan peliharaan.
Dieffenbacchia atau Daun Bahagia
Dieffenbacchia (dieffenbachia spp ) yang kerap disebut sebagai beras tumpah atau daun bahagia memiliki batang yang mirip dengan tebu. Berdaun rimbun dengan paduan hijau putih, menjadikan penampilan tanaman ini cukup mempesona di dalam ruangan. Jika ditanam bersama-sama dalam satu wadah akan nampak seperti semak yang rimbun.
Penampilan daun yang tebal berwarna hijau dan putih juga mempertegas nuansa topis yang diberikan di dalam ruangan. Sayangnya, semua bagian tanaman ini beracun dan dapat menyebabkan iritasi parah pada bibir dan lidah.
Lidah Mertua
Tanaman sukulen bernama asli Sansevieria trifasciata 'Laurentii' ini, tak memerlukan perawatan untuk tumbuh dengan baik. Kendati demikian, penampilannya mampu memperindah ruangan dengan daun-daun yang mirip pedang panjang. Diluar negeri, tanaman ini lebih dikenal dengan nama Snake Plant karena memiliki motif daun yang mirip dengan sisik ular. Selain itu juga memiliki bentuk yang menjuntai tinggi.
Hampir semua jenis lidah mertua mampu bertahan kendati dalam pencahayaan rendah. Satu-satunya masalah yang dapat terjadi adalah akar membusuk jika terlalu banyak air.
Philodendron
Daunnya yang berbentuk hati memiliki sifat tahan lama, membuat tanaman philodendron menjadi tanaman indoor andalan. Daun-daun philodendron hederaceum oxycardium juga sangat tahan kendati berada dalam pencahayaan rendah. Philo dapat ditempatkan di tepi rak buku atau di atas perabot yang besar.
Batang philo dapat memanjat mudah pada moss atau kayu sehingga mudah membuatnya menjadi menara tegak hijau.
Tanaman Zee Zee
Tanaman yang satu ini kerap dinamakan tanaman abadi karena sukulen tanaman ini mampu bertoleransi terhadap pencahayaan rendah dan tak memerlukan perawatan khusus. Daun yang tebal dan berkilau membuat tanaman ini mirip dengan plastik.
Tanaman yang bernama asli zamioculcas zamifolia ini memiliki sifat tumbuh lambat sehingga dapat dijadikan tanaman meja tanpa harus melakukan pemangkasan. Dan, jika Anda ingin menghias ruangan besar sebaiknya pilih tanaman yang besar pula.
Sesekali, Anda perlu memangkas beberapa batang untuk mempertahankan penampilan yang menghijau, sehat hingga beberapa minggu kedepan.
Tanaman Laba-laba
Tanaman ini adalah tanaman yang telah dikenal lama sejak jaman ibu-ibu kita. Nama ilmiahnya adalah chlorophytum comosum vittatum . Tanaman ini memiliki daun yang mirip dengan rambut atau sarang laba-laba. Berwarna hijau putih dengan garis-garis putih.
Tanaman ini masih saja populer sebagai tanaman indoor . Bentuknya yang rimbun dapat digantung maupun diletakkan sebagai tanaman pojok di atas pedestal tinggi. Anakan tanaman ini dapat dikembangkan di dalam air maupun ditanam di pot tanah sebagai tanaman baru.
Keladi-keladian
Tanaman yang juga dikenal dengan nama asing arrowhead vine dan bernama ilmiah Syngonium podofilum ini dikenal sebagai tanaman rumahan yang fleksibel. Bisa bermanfaat sebagai indoor plant maupun outdoor plant . Daunnya yang mirip dengan pucuk anak panah sedikit tebal memiliki aneka ragam motif dan varian. Beberapa ada yang memiliki daun hijau dengan motif putih, hijau – bronzy dengan sedikit sentuhan pink, dan sebagainya. Tanaman keladi hias ini dapat dibiarkan menjalar tegak di tiang maupun ditanam dalam keranjang dan digantung. Sangat cocok diletakkan di berbagai sudut rumah untuk menambah keasrian dalam ruang.
Hoya
Hoya (Hoya carnosa ) atau tanaman lilin, memiliki daun hijau berlilin dan bunga merah muda nan wangi. Beberapa tanaman memiliki sentuhan emas menambah daya tarik tanaman. Anda dapat membiarkan memanjat, merambatkan batang ke topiary, atau membiarkannya dalam keranjang menjuntai.
Tanaman hoya menawarkan bunga yang indah dan seringkali memiliki wangi memikat. Tanaman ini tak memerlukan banyak air, sehingga tidak lekas layu ketika Anda lupa menyiraminya.
Merawat tanaman bunga anggrek agar tampilan indah menawan, rajin berbunga, tidak layu atau mati ada cara sederhana. Memelihara tumbuhan atau pohon anggrek dari kerusakan atau hama diperlukan pengamatan sehari-hari.
Berikut 5 tips yang bisa Anda lakukan dalam perawatan anggrek:
Tanaman hias mencakup semua tumbuhan, baik berbentuk terna, merambat, semak, perdu, ataupun pohon, yang sengaja ditanam orang sebagai komponen taman, kebun rumah, penghias ruangan, upacara, komponen riasan/busana, atau sebagai komponen karangan bunga. Bunga potong pun dapat dimasukkan sebagai tanaman hias. Dalam konteks umum, tanaman hias adalah salah satu dari pengelompokan berdasarkan fungsi dari tanaman hortikultura. Bagian yang dimanfaatkan orang tidak semata bunga, tetapi kesan keindahan yang dimunculkan oleh tanaman ini. Selain bunga (warna dan aroma), daun, buah, batang, bahkan pepagan dapat menjadi komponen yang dimanfaatkan. Sebagai contoh, beberapa ranting tumbuhan yang mengeluarkan aroma segar dapat diletakkan di ruangan untuk mengharumkan ruangan dapat menjadikannya sebagai tanaman hias.
Dalam arsitektur lansekap, bentuk dan penempatan tanaman hias menjadi pertimbangan yang penting. Isu lainnya yang penting dalam tanaman hias adalah habitat alami yang disukai tumbuhan tersebut serta bentuk tajuk yang dimilikinya. Dalam pengertian ini, tanaman hias dapat mencakup pula tanaman tepi jalan serta tanaman penaung (di ruang terbuka).
Karena tanaman hias dikelompokkan berdasarkan fungsinya, tidak menutup kemungkinan bahwa suatu tanaman sayuran, tanaman obat, atau tanaman buah menjadi tanaman hias, atau sebaliknya.