Tanaman Hias

Kita tahu tanaman hias adalah sebagai penghijau dirumah kita dan mempercantik interior bahkan eksterior rumah kita. Tapi tahukah anda, ada jenis tanaman tertentu yang berguna sebagai pembersih udara dalam hal ini sebagai peresap bahan polutan yang dapat membahayakan kesehatan anda.

Tanaman Sayuran dan Buah-buahan

Menanam sayuran organik dan tanaman herbal di pekarangan rumah tidak hanya bisa memenuhi kebutuhan sayuran segar dan sehat untuk keluarga sendiri.

Tanaman Organik

Tanaman organik dengan Bibit agen pupuk organik

Tanaman Industri

Jati Ungggul Situbondo salah satu contoh tanaman Industri

Tanaman Rempah

Daun Seledri ini salah satu tanaman rempah-rempah yang sangat digemari pengembangbiakanya oleh masyarakat pandaisikek, Pada awalnya seledri ini cuma di tanam dilahan yang cukup banyak air atau lahan gambut.

Kamis

CARA MENANAM MANGGA DI POT

TEKNIK MENANAM MANGGA DI POT

tabulampot mangga

Tanaman buah dalam pot (tabulampot) mangga termasuk eksklusif, karena relatif sulit dibuahkan. “Tak semua hobiis bisa melakukannya”. Oleh karena itu ia menjadi tabulampot kebanggaan.

Varietas

Hampir semua varietas dapat dibuahkan dalam pot. Namun, masing-masing varietas mempunyai perbedaan dalam kecepatan masa berbuah, produksi buah, bentuk tajuk dan tingkat kesulitan. Sebaliknya dipilih varietas yang mudah berbuah, mudah dirawat, bertajuk kompak dan produktif. Contoh manalagi kecil, apel, nangklangwan, okyong dan namdokmai. Ini dapat dibuahkan sejak umur 2,5 tahun, selain itu jumlah buah juga relatif banyak sehingga penampilan menarik. Sedangkan arumanis, gedong, golek dan gedong gincu, baru bisa dibuahkan setelah berumur 3-4 tahun sejak okulasi. Buahnya tak sebanyak apel, manalagi kecil atau dokmai, tetapi berpenampilan eksotik.

Bahan Tanaman

Untuk mempercepat berbuah, pilih bibit hasil perbanyakan vegetatif (bukan dari biji), berukuran besar dan telah berumur 1,5-2 tahun. Diameter batang utama 4-5 cm, bentuk tajuk seimbang dengan cabang dan ranting yang kokoh serta cukup tua. Dengan kondisi itu batang cukup kuat menyangga cabang dan ranting di atasnya apabila berbuah.

Media Tanam

Mangga menyenangi media berstruktur remah, berbutir-butir, gembur dan kaya unsur hara. Media juga harus porous, cukup ringan agar mudah dipindahkan serta bebas dari hama dan penyakit. Komposisi bahan yang digunakan adalah merupakan campuran dari tanah, pupuk kandang/kompos dan arang sekam dengan perbandingan 2 : 1 : 1.

Pot yang Digunakan

Banyak jenis pot atau wadah tanaman yang dapat dipakai. Sebaiknya pilih yang ringan, tidak mudah pecah, berbentuk normal dan serasi dengan tanaman. Dipasaran wadah yang memenuhi syarat cukup banyak, yaitu mulai dari pot plastik tahan pecah, pot semen, drum hingga pot kayu. Dasar pot harus dilubangi, ukuran lubang 1-2 cm sejumlah 4-6 buah. Selain itu agar pembuangan air lancar, pot harus memiliki kaki atau dapat juga diganjal dengan batu bata atau batako.


Mula-mula isi dasar pot dengan serutan gergaji atau pecahan batu bata/genting hingga setebal 5-10 cm. itu untuk menjamin kelancaran drainase dan aliran udara. Setelah itu masukan campuran media kedalam pot secara merata, hingga mencapai separuh pot. Masukan tanaman setelah polibagnya dibuka, dengan posisi tanaman tepat di bagian tengah. Ruang-ruang kosong di sekeliling bola akar diisi lagi dengan media campuran sampai mendekati permukaan atas pot, usahakan bidang bekas okulasi atau sambungan masih menonjol 10-15 cm di atas permukaan media, selanjutnya siram media tanaman dengan air.

Pemeliharaan Tanaman

Pemeliharaan tanaman sangat penting dilakukan untuk menjamin pertumbuhan dan pembuahan mangga yaitu penyiraman, pemangkasan, pemupukan, perangsangan pembuahan dan pengendalian hama/penyakit.

Sumber: www.carabudidaya.com

Artikel Tanaman - Sekilas Info Tentang Tanaman Labu Kuning



Tanaman labu kuning merupakan suatu jenis tanaman sayuran menjalar dari famili Cucurbitaceae, yang tergolong dalam jenis tanaman semusim yang setelah berbuah akan langsung mati. Tanaman labu kuning ini telah banyak dibudidayakan di negara-negara Afrika, Amerika, India, dan Cina. Tanaman ini dapat tumbuh di dataran rendah maupun tinggi. Adapun ketinggian tempat yang ideal adalah antara 0 m — 1.500 m di atas permukaan laut (dpl.).


A. Tanaman Labu Kuning
Di Indonesia, sudah banyak ditanam labu kuning varietas lokal dari berbagai jenis, seperti misalnya dari jenis bokor (cerme), kelenting, dan ular. Selain itu, terdapat pula varietas yang merupakan introduksi dari beberapa negara, seperti Taiwan, Australia, Jepang, dan Amerika.


Batang labu kuning menjalar cukup kuat, bercabang banyak, berbulu agak tajam, dengan panjang batang yang mencapai 5 m — 10 m. Daun labu kuning berwarna hijau keabu-abuan, lebar dengan garis tengah mencapai 20 cm, menyirih, ujung agak runcing, tulang daun tampak jelas, berbulu agak halus dan agak lembek sehingga bila terkena sinar matahari akan menjadi layu. Letak daun labu kuning ini berselang-seling antar batang dengan panjang tangkai daun antara 15 cm — 20 cm.


Bunga labu kuning berbentuk lonceng dan berwarna kuning. Dalam satu rumpun terdapat bunga jantan dan betina. Tanaman tabu kuning mulai berbunga setelah berumur 1 — 1,5 bulan.


B. Buah Labu Kuning
Buah labu kuning atau yang sering disebut dengan waluh (Jawa Tengah), labu parang (Jawa Barat), ataupun pumpkin (Inggris), merupakan salah satu sayuran yang mempunyai bentuk bulat sampai lonjong dan berwarna kuning kemerahan. Pada bagian tengah buah labu kuning tersebut, terdapat biji yang diselimuti lendir dan serat. Biji ini berbentuk pipih dengan kedua ujungnya yang meruncing.


Berat buah labu kuning dapat mencapai ± 4 kg, bahkan jenis Cucurbita moschata dapat mencapai berat hi ngga ± 20 kg. Buah labu kuning sudah dapat dipanen pada umur 3 — 4 bulan, sementara dari jenis hibrida dapat dipanen pada umur 90 hari.


C. Kandungan Gizi Labu Kuning
Salah satu faktor yang penting dalam suatu bahan makanan adalah kandungan gizinya. Labu kuning merupakan salah satu jenis tanaman pangan yang mempunyai kandungan gizi cukup tinggi dan lengkap. Secara lengkap labu kuning mempunyai kandungan gizi seperti yang disajikan dalam Tabel Komposisi Zat Gizi Tanaman Labu Kuning.
Pustaka Artikel Tanaman Labu Kuning

CARA PEMBIBITAN TANAMAN MELON

Melon adalah buah yang banyak digemari masyarakat,, haraganya pun lumayan sehingga banyak menguntungkan para petani melon… untuk menanam melon ada beberapa hal yang harus diperhatikan, salah satunya cara pembibitan nya.. berikut adalah cara pembibitan melon yang baik.. silahkan membaca dibawah ini


Pembuatan Media Semai
Siapkan Natural GLIO : 1-2 kemasan Natural GLIO dicampur dengan 50-100 kg pupuk kandang untuk lahan 1000 m2. Selanjutnya didiamkan + 1 minggu di tempat yang teduh dengan selalu menjaga kelembabannya dan sesekali diaduk (dibalik).
Campurkan tanah halus (diayak) 2 bagian/2 ember (volume 10 lt), pupuk kandang matang yang telah diayak halus sebanyak 1 bagian/1 ember, TSP (± 50 gr) yang dilarutkan dalam 2 tutup POC NASA, dan Natural GLIO yang sudah dikembangbiakkan dalam pupuk kandang 1-2 kg . Masukkan media semai ke dalam polybag ukuran 8x10 cm sampai terisi hingga 90%.

Teknik Penyemaian dan pemeliharaan Bibit
Rendam benih dalam 1 liter air hangat suhu 20-250C + 1 tutup POC NASA selama 8-12 jam lalu diperam + 48 jam. Selanjutnya disemai dalam polybag, sedalam 1-1,5 cm. Benih disemaikan dalam posisi tegak dan ujung calon akarnya menghadap ke bawah. Benih ditutup dengan campuran abu sekam dan tanah dengan perbandingan 2:1. Kantong persemaian diletakkan berderet agar terkena sinar matahari penuh sejak terbit hingga tenggelam. Diberi perlindungan plastik transparan yang salah satu ujungnya terbuka.
Semprotkan POC NASA untuk memacu perkembangan bibit, pada umur bibit 7-9 hari dengan dosis 1,0-1,5 cc/liter. Penyiraman dilakukan dengan hati-hati secara rutin setiap pagi.
Bibit melon yang sudah berdaun 4-5 helai atau tanaman melon telah berusia 10-12 hari dapat dipindahtanamkan dengan cara kantong plastik polibag dibuka hati-hati lalu bibit berikut tanahnya ditanam pada bedengan yang sudah dilubangi sebelumnya, bedengan jangan sampai kekurangan air.

nah demikian tadi cara pembibitan melon, semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya.. silahkan mencoba..

Tips Pengendalian Hama Pada Tanaman Melon


Agar tanaman melon dapat memberikan keuntungan yang maksimal, maka kesehatan tanaman harus diperhatikan yaitu dengan cara pengendalian hama dan penyakit tanaman melon dengan benar, berikut adalah cara mengendalikan hama dan penyakit tanaman buah melon.
Hama


a. Kutu Aphis (Aphis gossypii Glover )
Ciri: mempunyai getah cairan yang mengandung madu dan di lihat dari kejauhan mengkilap. Aphis muda berwarna kuning, sedangkan yang dewasa mempunyai sayap dan berwarna agak kehitaman. Gejala: daun tanaman menggulung, pucuk tanaman menjadi kering akibat cairan daun dihisap hama. Pengendalian: (1) gulma selalu dibersihkan agar tidak menjadi inang hama; (2) semprot pestisida
b. Thrips (Thrips parvispinus Karny)
Ciri: menyerang saat fase pembibitan sampai tanaman dewasa. Nimfa berwarna kekuning-kuningan dan dewasa berwarna coklat kehitaman. Serangan dilakukan di musim kemarau. Gejala: daun muda atau tunas baru menjadi keriting, dan bercak kekuningan; tanaman keriting dan kerdil serta tidak dapat membentuk buah secara normal. Gejala ini harus diwaspadai karena telah tertular virus yang dibawa hama thrips. Pengendalian: menyemprot dengan pestisida

Penyakit
a. Layu Bakteri
Penyebab: bakteri Erwina tracheiphila E.F.Sm. Penyakit ini dapat disebarkan dengan perantara kumbang daun oteng-oteng (Aulacophora femoralis Motschulsky). Gejala: daun dan cabang layu, terjadi pengerutan pada daun, warna daun menguning, mengering dan akhirnya mati; daun tanaman layu satu per satu, meskipun warnanya tetap hijau. Apabila batang tanaman yang dipotong melintang akan mengeluarkan lendir putih kental dan lengket bahkan dapat ditarik seperti benang. 

b. Penyakit Busuk Pangkal Batang (gummy stem bligt)
Penyebab: Cendawan Mycophaerekka melonis (Passerini) Chiu et Walker. Gejala: pangkal batang seperti tercelup minyak kemudian keluar lendir berwarna merah coklat dan kemudian tanaman layu dan mati; daun yang terserang akan mengering. Pengendalian: (1) penggunaan mulsa PHP untuk mencegah kelembaban di sekitar pangkal batang dan mencegah luka di perakaran maupun pangkal batang karena penyiangan; (2) daun yang terserang dibersihkan. 

Catatan: Jika pengendalian hama penyakit dengan menggunakan pestisida alami belum mengatasi dapat dipergunakan pestisida kimia yang dianjurkan. Agar penyemprotan pestisida kimia lebih merata dan tidak mudah hilang oleh air hujan 

Gulma
Gulma (tumbuhan pengganggu) merugikan tanaman, karena bersaing zat hara, tempat tumbuh dan cahaya. Pencabutan gulma harus dilakukan sejak tumbuhan masih kecil, karena jika sudah besar akan merusak perakaran tanaman melon.

Cara Budidaya Tanaman Cabe

Cara budidaya tanaman cabe untuk petani kecil sangat perlu di ketahui sebagai tambahan mata pecarian petani dan juga tidak tertutup kemungkinan dapat di jadikan komonditi utama bagi petani kecil untuk dapat di perdagangkan.
Komoditi tanaman cabe sangat menjanjikan sekali karena dalam kehidupan masyarakat terutama Indonesia merupakan salah satu campuran masakan yang paling banyak di minati dan sudah menjadi kebutuhan memasak setiap hari,baik itu masakan sambal mau pun sayuran yang di hidangkan setiap hari.

Ada Peribahasa  yang beredar di masyarakat :” Masakan tanpa Cabe bagaikan hidup tanpa tujuan” dari kata peribahasa ini sudah dapat  di pastikan kalau cabe menjadi bagian penting dalam setiap masakan Indonesia khusus nya.Lonjakkan permintaan dan harga cabe melambung tinggi setiap ada perayaan tertentu.Misalnya : Lebaran,natal dan perayaan hari besar lainnya.

Berikut langkah-langkah cara budidaya tanaman cabe untuk petani kecil :
  • Pemilihan bibit cabe
Pemilihan bibit cabe yang perlu di lakukan adalah :
-         Tentukan jenis cabe yang akan di tanam misalkan : cabe rawit,cabe panjang,cabe merah
-         Pilih bibit cabe yang segar
-         Kupas cabe lalu ambil biji nya selanjutnya di jemur terik matahari sampai kering.
  • Membuat semaian cabe
Semaian cabe mempunyai 2 cara media :
-         Media polybag
-         Media bedengan semaian
Kedua media ini hampir sama tetapi lebih banyak petani menggunkan media bedengan sebagi semaian cabe.

Untuk media bedengan semaian cabe :
  1. Buat kembali bedengan semaian
  2. beri pupuk kandang dan pupuk kimia TSP secukupnya  mempercepat proses pertumbuhan bibit cabe
  3. Taburkan bibit cab eke dalam bedengan semaian cabe
  4. Jangan lupa tutup bagian atas mengunakan gulma kering biasanya menggunakan gulma alang-alang kering yang di sangga dengan kayu jarak antara tanah bedengan dan peyangga sebagai atap sekitar 50 cm agar tidak masuk secara langsung sinar matahari ke semaian bibit cabe
  5. Jaga kelembaban tanah bedengan tadi seoptimal mungkin  dengan cara minmal penyiraman setiap hari lewat atas gulma kering agar air yang jatuh tidak langsung ke  tanah semaian bibit cabe.
  6. Biarkan tumbuh sampai minimal 4 helai daun sebelum di pindahkan ke lahan
  • Persiapan lahan untuk tanaman cabe
Sambil menunggu semaian cabe tumbuh dan siap di pindahkan kelahan selanjutnya persiapkan lahan petanian untuk budidaya tanaman cabe harus diperhatiakan adalah:
-         Gemburkan serta buang seluruh gulma yang ada di lahan untuk penaman cabe
-         Lalu buat bedengan-bedengan dengan ukuran lebar sekitar 1 meter sampai 1,5 meterserta ketinggian bedangan sekitar 30 cm dan juga jarak antar bedengan sekitar 30 cm sampai 40cm
-         Buat lubang berjarak antara 40 cm sampai 60 cm.
  • Masa Penanaman cabe
Untuk masa penanaman yang cocok untuk tanaman cabe :
-         Pastikan kadar curah hujan yang tidak terlalu banyak
-         Pilih bibit yang dari semaian dengan minimal 4 helai daun dan dalam kondisi subur lalu masukan ke lubang yang telah di persiapkan sebelumnya
-         Lalu tutup kembali lubang sebagai mana sebelumnya harus di siram setiap hari kalau tidak ada hujan.
-         Kalau pada musim kemarau sebaiknya gunakan penutup tanah mengunakan jerami atau media lain ini di maksudkan untuk menjaga kelembaban serta menekan kekeringan dan lain sebagi nya.
  • Pemupukan tanaman cabe
Beri pupuk kandang yang dapat  juga di campur dengan TPS dan Urea secukupnya pada setiap batang cabe di bedengan lahan tanaman cabe,Untuk pupuk kandang yang paling sering di gunakan untuk menanam cabe banyak berasal dari hasil kotoran ayam,tetapi dapat juga mempergunakan kotoran hewan yang lain sebagai kompos nya.
  • Perawatan tanaman cabe
Perawatan tanaman cabe yang harus di perhatiakn adalah:
-         Lakukan penyiraman setiap hari
-         Bersihkan setiap gulma penggangu sampai bersih
-         Lakukan penyemprotan pestisida secara rutin sesuai anjuran
-         Petik daun yang telah kuning agar pertumbuhan cabe menjadi produktif
-         Dan lain sebagai nya
  • Pemetikan hasil panen cabe
Lakukan pemetikan buah cabe dengan kondisi buah yang telah masak dan segar masukan dalam kemasan wadah yang aliran atau sirkulasi udara yang sesuai agar cabe tidak cepat busuk.
Artikel Cara budidaya tanaman cabe untuk petani kecil di dedikasikan untuk menambah ilmu pertanian bertanam cabe.

Cara Budidaya Tanaman Timun

Cara Menanam Mentimum dengan Hasil Yang Baik
Mentimum atau Timun merupakan suatau tanaman yang menjalar atau juga merambat yang hidup dalam semusim.nama latin dari mentimum : Cucumis sativus L kalau dalam bahasa inggris tanaman ini bernama : Cucumber kalau jepang bernama : Kyuuri sedangkan untuk di Indonesia terdapat banyak nama untuk mentimum : Sebagian daerah di  Sumatera Selatan bernama : Lepang,Sunda :Bonteng, Madura : Temon atau antemon,Jawa :Timun, Bali : Ketimu atau antimun,Lampung :Hantimun,sedangan Aceh bernama : Timon.

Langkah – Langkah Budidaya Mentimun :
  • Cara Persemaian
Bibit mentimun di jadikan kecambah terlebih dahulu dengan cara di semaikan di dalam campuran merang,setelah menjadi kecambah di masukan di dalam polibag ukuran 4 cm x 7 cm,untuk media polibag ini usahakan dari kompos yang di campur TSP secukup nya lakukan penyiraman 1 atau 2 kali sehari pagi dan sore yang air yang juga secukupnya serta jangan lupa lakukan penyemprotan dengan fungisida atau insektisida agar untuk menahan penyakit dan hama yang merusak semaian mentimun serta pindakan bibit apabila sudah berdaun 2 atau 3 daun yang sempurna bias juga di hitung dengan  hari yaitu kisaran 10 sampai 15 hari.
  • Pengolahan lahan untuk mentimun
Pengolahan lahan lakuakan pencangkulan dan pengaruan tanah menjadi gembur serta buat bedengan tanah jarak anatar bedengan tanah minimal 50 cm untuk ukuran bedengan bias di sesuaikan dengan kondisi lahan akan tetapi sangat di sarankan setidak nya besar bedengan 1 m dan panjangan di sesuaikan.Untuk di dalam bedengan tanah di tambahankan pupuk kandang dan pupuk ZA,KCL,TSP secukupnya bias juga menggunakan pupuk NPK,sebaiknya langsung buat lanjaranan arag nantinya pada saat pemindahan dari persemaian tidak merusak akar bibit kecambah mentimun yang sudah di pindahakan.
  • Pemindahan tanam dari persemaian
Sebelum pemindahan tanaman mentimun dari persemaian  siram terlebih dahulu tanah yang telah di buat bedengan ini di maksudkan untuk menjaga kondisi kelembaban tanah yang seimbangn dengan persemaian dan penyesuaikan suhu tanah dari tempat persemaian awal agar tidak mati.
  • Pemeliharaan
Pada tahap ini mencakup penyiraman setiap hari secara rutin karena mentimun sangat membutuhkan air yang cukup banyak karena buah yang akan di hasilkan lebih dominan tinggi kadar air serta untuk mendapatkan hasil yang cukup baik serta bersihakan gulma pengaganggu yang akan membuat pertumbuhan mentimun menjadi kerdil.
  • Pemupukan
Lakukan pemupukan secara rutin agar mendapatkan hasil yang baik di kemudian hari
  • Penyeleksian dan pengikatan
Lakukan pemipilan tunas hal ini untuk merangsang tunas baru yang lebih banyak kalau fungsi dari pengiktan di maksudkan agar mentimum melanjar ke lanjaran yang sudah di buat bukan menjalar ketanah.
  • Penyemprotan
Lakukan penyemprotan secara berkala ini memungkinkan untuk menahan dan membasmi hama penyakit yang mungkin datang terutama pada kondisi musim kemarau atau pada musin penghujan.
  • Pemanenan Mentimun
Pemanenan buah mentimun di lakukan apabila buah sudag besar dan masih muda kalau untuk di jadikan sayuran atau lalap pada umumnya pada masa ini harga mentimun tinggi lakukan pemanenan secara berkala sampai masa berbuah mentimun habis, akan tetapi kalau pemanenan untuk bibit kembali di lakukan pada saat buah sudah kuning itu artinya timun sudah masak setelah di panen dari batang keluarkan biji mentimun dari buahnya peram selama satu malam pada keesokan hari nya bersihakan dari kotoran laku keringkan dahulu di tempat yang teduh agar kadar air dari pencucian menjadi sedikit setelah itu jemur bibit di panas matahari sampai mejadi kering akan tetpi jangan lupa pada saat matahari sangat terik pada kisaran jam 11.00 sampai dengan 13.00 di angkat terlebih dahulu hal ini untuk menjaga kualitas dari bibit menjadi baik dan tingkat tumbuh bibit tetap tinggi.

Cara Budidaya Tanaman Karet

Investasi tanaman karet saat ini sangat di lirik oleh para investor karena Indonesia dengan iklim tropis terutama untuk wilayah pulau Sumatera dan Kalimantan yang sangat cocok untuk budidaya tanaman karet.

Berikut sekilas tahapan cara budidaya tanaman karet :

1. Anggaran dana

Tahap paling utama sebagai langkah pertama yang sangat untuk menentukan.seberapa besar biaya yang di keluarkan untuk investasi di kebun karet. 

2. Bibit karet 

Titik awal bagus dan tidak nya bibit ada di pembibitan karet.
Ada beberapa contoh klon bibit karet unggul yang populer saat ini :
PB260, GT1, BPM24, IRR39 dan lain sebagai nya.Untuk mendapatkan bibit karet bisa membuat pembibitan sendiri atau juga membeli bibit karet unggul yang telah banyak di rekomendasikan.
Bibit karet bisa di tanam ada 2 type :
- Bibit karet dalam bentuk Stum Mata Tidur
Untuk menanm bibit Stum Mata Tidur sebaiknya pada saat curah hujan banyak agar tidak banyak yang mati hal ini di sebabkan karena Stum Mata Tidur belum keluar akar pada batang bawah.
- Bibit karet dalam Polybag yang siap tanam
Untuk bibit karet yang sudah dalam polybag siap tanam ini lebih tahan terhadap cuaca sekalipun tidak banyak curah hujan terkecuali kemarau panjang

3. Lahan untuk perkebunan karet

Lahan minimal yang di butuhkan yaitu 1 hektar lahan siap tanam.Tahapan ini lebih panjang untuk persiapan agar lahan bisa siap tanam dengan tanaman karet :
- Pembukaan lahan sampai bersih
- Memasang tajir atau pancang agar tanaman karet lebih rapi yang paling populer ukuran jarak tanaman karet saat ini 3 m x 5 m
- Setelah memasang tajir atau pancang tahap selanjutnya membuat melubang tanaman karet

4. Pemeliharaan perkebunan karet

Setelah tertanam bibit karet ke lahan perkebunan, pemeliharaan karet harus optimal mulai dari pembersihan gulma karet,penyemprotan dengan herbisida,menjaga dari hama hewan liar serta penumupukan yang terjadwal

5. Panen atau produksi karet

Jenjang masa pemeliharaan sampai masa tahap panen karet atau produksi karet antara 5 tahun sampai 7 tahun itu tergantung dari pemeliharaan kebun karet yang terjadwal.
Sebagai acuan harga karet sangat tergantung dari fluktuasi perdagangan karet internasional.

Cara Budidaya Tanaman Jahe

tanaman jahe
Tanam Jahe (Zingiber officinale) merupakan batang semu yang telah banyak di kembangkan oleh petani karena mempunyai manfaat dan potensi permintaan pasar yang baik.

Ada banyak nama Jahe di Indonesia berdasarkan daerah :  beeuing (Gayo),  halia (Aceh), sipodeh (Minangkabau), bahing (Batak Karo),  jahi (Lampung), jhai (Madura),  jae (Jawa dan Bali),  melito (Gorontalo), jahe (Sunda), geraka (Ternate),Pedas padi ( Di sebagian daerah di sumatera selatan orang menyebutnya ), jae (Jawa),  jhai (Madura), pese (Bugis), dan  lali (Irian), dan masih banyak lagi di aderah mananya untuk tanaman jahe ini.

Berikut ini sekilas  tentang budidaya tanaman Jahe :

Anggaran dana tanam jahe

Sebelum memulai untuk menanam Jahe sebaiknya kalkulasi secara matang seberapa besar investasi yang di tanam untuk budidaya jahe agar dapat mengetahui laba rugi setalah masa panen.

Persiapan bibitan Jahe

Syarat memilih bibit jahe tang baik untuk di tanam :
-         Tanaman jahe yang sudah tua yang di tandai tajuk kering sekitar ber umur 9 sampai dengan 10 bulan
-         Rimpang Jahe yang segar,tidak ada tanda bibit penyakit atau pembusukan
-         Kulit rimpang tidak lecet atau memar akibat galian
-         Pilih Rimpang yang besar dan subur
-         Untuk rimpang atau ambi jahe ambil 2 sampai 5 mata tunas yang beratnya sekiatar 20 sampai dengan 40 gram untuk Jahe putih dan jahe merah sedangkan untuk Jahe gajah tetap pakai seperti di atas mata tunas dengn kompisi berat 1 rimpang atau umbi jahe sekiatar 25 gram dampa dengan 60 gram.

Metode penyemaian bibit jahe ada dua macam yang sering di lakukan :
  • Metode pakai peti kayu
Sebelumnya masukan rimpang atau umbi jahe ke larutan kental abu dapur atau dapat juga  ditambah fungisida Dithane M 45 atau Benlate Setelah itu Rimpang atau umbi jahe seperti di atas masukan dalam kotak peti kayu yang dasar bubuk gergaji atau sekam padi di bagaian atas tuutp lagi dengan media itu sampai rimpang tidak kelihatan,usahakan udara sekitar kotak peti kayu terjadi pergantian masuk dengan tetap di siram secara teratur untuk menjaga kelembaban tunggu paling lama 4 minggu rimpang sudah tumbuh dan siap di semai ke lahan.
  • Metode bedengan tanah
Sistem bedengan hampir sama dengan cara memakai peti kayu Cuma yang membedakan sdikit mekai jerami tetapi dapat juga pakai media di atas,serta sangat di haruskan memkai atap atas pakai jemari agar sinar matahari tidak masuk secara langsung ke bedengan ini memungkin kan untuk menjaga kelembaban dari bedengan yang tentunya harus di siram setiap hari secara teratur.

Persiapan lahan dan penanaman Jahe

Untuk masalah persiapan lahan sebaiknya di bersihkan serat di cangkul menjadi gembur lalau di buat bedengan dengan ketingian maksimal bedengan 30 cm untuk lebar sekitar 70 cm sampai dengan 100 cm sedangkan panjang di sesuaikan dengan kondisi lahan yang di buka.Ph tanah yang ideal untuk tanaman Jahe ph 6 sampai ph 7 untung menjaga keseimbangan kadar asam tanah sebaiknya di adakan pengapuran lahan.setelah di persiapkn semua masuk ke fase penanaman yang di ambil dari semaian dengan jarak tanam sekitar 40 cm sampai dengan 80 cm tergantung jenis Jahe yang di tanam

Perawatan dan pemeliharaan tanaman Jahe

Pada fase ini setalah tertanam jahe di lahan lakukan secara teratur adalah:
-         Penyiangan dan pembersihan gulma
-         Penyiraman secara teratur pada tanaman jahe karena termasuk banyak mengkonsumsikadar Air untuk mendapat rimpang yang besar -besar
-         Pemupukan secara teratur
-         Serta peyemprotan dengan fungisida untuk mengantisipasi serangan hama dan penyakit pada tanaman Jahe
-         Penyulaman pada bibit yang mati atau kerdil
Semua tahapan ini harus sangat di perhatiak secara seksama dan detail karena pada masa ini berhasil dan tidaknaya bididaya tanaman jahe termasuk cara bertanam segi pertanian lainnya.

Masa panen tanaman Jahe

Masa panen tanaman jahe sekitar berumur 8 sampai dengan 10 bulan dari penanaman dari awal seta untuk hasil panen tergantung dari jenis Jahe yang di tanam.Rimpang jahe yang di panen usaha kan jangan sampai memar atau lecet itu akan menurunakan kualitas dari jahe tersebut. Hasil panen Jahe kalau sukses sebagai mana yang telah di jabarkan di atas sekitar 30 ton/hektar bahakn bias lebih.

Pemilihan hasil panen jahe berdasarkan kualitas

Ini sangat di perlukan dalam pelimilihan rimpang yang berdasarkan kualitas rimpang yang baik serta berdasarkan juga besar kecilnya rimpang hasil panen dan tingkat ke cacatan rimpang yang di hasilkan karena hal ini sangat mempengaruhi dari kualitas harga ketika di pasarkan setelah panen.

Demikianlah sekilas cara budidaya tanaman Jahe untuk petani kecil semoga dapat menjadi manfaat bagi petani yang tertarik untuk menanam jahe sebagai pemanfaatan lahan kosong dan tambahan sumber pendapatan keluarga.

Minggu

10 Tanaman Hias Pembersih Udara Anti Polutan

Beberapa jenis tanaman tertentu bisa melindungi Anda dan keluarga dari bahaya polutan rumah. Perlu Anda tahu, pencemaran udara tidak hanya mengancam kesehatan saat kita di luar, tapi juga di dalam rumah. Ada beberapa jenis gas udara yang berbahaya (polutan) yang betah bersarang di dalam ruangan dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan. Tidak hanya di dalam rumah, tapi juga gedung dan perkantoran.

Ada tiga racun utama (benzene, trichloroethylene and formaldehyde) yang mengakibatkan masalah kesehatan yang serius seperti asma, kanker, berbagai alergi.

Penelitian dari NASA dan Associated Landscape Contractors of America (ALKA) menemukan berbagai macam tanaman hias yang membuat udara bersih dan menjaga kelembaban dalam ruangan. Tanaman ini juga sebagai penyerap polutan udara yang dapat diandalkan.

Ini dia jenis tanaman hias ‘penyedot’ racun yang bisa Anda tempatkan di rumah.


1. Spider Plant (Chlorophytum comosum)


Tanaman hias seperti rumputan dengan daun panjang, Chlorophytum comosum juga merupakan tanaman yang tumbuh dengan cepat. Menghilangkan gas beracun serta pengotor lain seperti formalin dan xylene. Efektif di tempatkan di dapur atau dekat perapian, tempat dimana karbon monooksida terakumulasi banyak.

2. Boston fern (Nephrolepsis exaltata bostoniensis)


Tanaman eksotis yang anggun dengan daun melengkung dan berjumbai, Pakis Boston juga bertindak sebagai humidifier alami. Pakis Boston tumbuh di bawah sinar matahari intensitas rendah dan dalam kondisi lembab. Dengan melepaskan kelembaban ke udara, mereka menghapus polusi udara jahat seperti benzena, formaldehida dan xilena, dan menyediakan udara bersih di dalam rumah.

3. English Ivy (Hedera helix)


Meskipun daunnya beracun, Hedera helix sangat populer dan paling cocok untuk pasien dengan kondisi sakit asma dan alergi. Mudah tumbuh di bawah sinar matahari cerah, tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa menghilangkan benzena, formaldehida serta berbagai bahan kimia gas beracun yang dikeluarkan oleh bahan sintetis. Sering ditanam di sekitar bangunan pabrik bahan sintetis.

4. Areca Palm (Chrysalidocarpus lutescens)


Tumbuhan ini sangat sensitif dengan daun berbulu, dikenal sebagai humidifier. Bisa di tanam di daerah di mana mengalami musim dingin ekstrem. Meskipun tanaman tumbuh lambat dan membutuhkan perawatan sepanjang tahun, dapat disimpan di mana saja di rumah, terutama di sebelah furnitur yang baru dipernis atau di ruangan berkarpet. Tanaman hias ini membantu menghilangkan racun mematikan seperti formalin dan xilena.

5. Golden Pothos (Epipremnum aureum)


Juga dikenal sebagai Devil’s Ivy atau Silver Vine, Epipremnum aureum adalah tanaman yang sangat invasif. Dengan daun hijau dan batang menjalar.Sangat efisien dalam menghilangkan polutan dalam ruangan seperti formaldehid, benzena dan xilena. Tanaman ini beracun bagi hewan kecil dan di jauhkan dari jangkauan anak kecil atau hewan piaraan

6. Aloe Vera (Aloe barbadensis)


Kita semua tahu bahwa lidah buaya hadir dalam banyak produk perawatan kulit dan rambut. Tidak hanya membantu perawatan kulit, tanaman ini juga digunakan untuk menyaring emisi gas dari bahan beracun yang berbahaya. Diklaim memiliki banyak kasiat sebagai tanaman obat. Tanaman luar biasa ini juga dapat ditanam sebagai tanaman hias di halaman.

7. Chinese Evergreen (aglaonema modestum)


Merupakan tanaman pembersih udara yang sangat baik, aglaonema modestumadalah tanaman herba rumpun yang mudah beranak. Tanaman hias dengan daun hijau indah mengkilap. Dapat tumbuh di bawah cahaya minimum maupun di media dengan kadar air seadanya. Tanaman ini menyaring racun udara seperti benzena dan formaldehid.

8. Snake Plant (Sansevieria trifasciata)


Banyak digunakan sebagai tanaman hias, Sansevieria trifasciata merupakan tanaman tahan musim dan dapat hidup dengan air minimum. Para ilmuwan di NASA telah menemukan bahwa tanaman ini memiliki kemampuan luar biasa untuk menyerap formaldehid, nitrogen oksida dan berbagai bahan kimia lain yang hadir di udara.

9. Marginata (Dracaena marginata)


Seseorang tidak dapat mengabaikan keindahan marginata, tanaman yang memiliki daun tipis glossy dengan tepi merah. Tanaman hias yang sangat dikenal berbunga lambat, mudah tumbuh di lingkungan mana saja. Tidak hanya menghilangkan formalin dan benzene dari udara, tetapi juga mampu menyaring racun lain yang hadir di sana. Namun, perawatan yang tepat harus diambil saat menempatkan tanaman di dalam ruangan , karena bisa menjadi racun bagi anjing.

10. Peace Lily (Spathiphyllum)


Tanaman hias utama adalah Peace Lily, paling dikenal untuk mengurangi racun dalam ruangan yang berbahaya yang dapat menyebabkan kanker. Perawatan tanaman ini mudah. Tanaman ini dapat menghilangkan polutan berbahaya, menghilangkan benzena dan formaldehid di rumah.

10 Tanaman Hias Penyegar Ruangan

Menghias rumah sepertinya tidak ada habisnya. Ada saja barang-barang yang kita beli untuk mempercantik ruang tamu, kamar tidur, sampai dapur. Salah satu hiasan yang sedang digemari adalah tanaman hidup.
Saat ini, tanaman tidak hanya digunakan sebagai hiasan di luar rumah. Beberapa orang memilih tanaman sebagai hiasan di dalam rumah (indoor plants). Ada banyak manfaat jika kita menaruh tanaman hidup dalam ruangan, di antaranya memberikan kesejukan pada ruangan. Ada juga jenis indoor plants yang memberikan aroma wangi.
"Warnanya yang cerah membuat indoor plants disukai. Tanaman indoor plants tidak memakan banyak lahan karena tanaman ini hanya butuh pot. Jenis potnya pun bisa disesuaikan dengan selera Anda," ungkap Vivien Pramandha, pemerhati tanaman hias yang memiliki gerai tanaman hias di kawasan Ragunan, Jakarta.
Ada dua jenis tanaman hias, yakni tanaman hias daun dan tanaman hias bunga. Tanaman hias daun misalnya anthurium, aglonema, dan sanseviera, sementara tanaman bunga misalnya anggrek, mawar, dan adenium.
Fungsi tanaman hias sangat beragam. Tanaman hias daun biasanya diletakkan di sudut ruang tamu yang bertujuan memberi kesan asri sekaligus sebagai pembatas ruangan. Berbeda dengan hiasan bunga yang sering digunakan sebagai pemanis ruangan. Tanaman yang bercorak unik bisa menjadi pilihan untuk mempercantik ruang tamu Anda.
"Cara perawatan indoor plants sangat mudah, hanya membutuhkan cahaya matahari yang tidak banyak, temperatur sedang, dan dibutuhkan ketelatenan dalam merawat tanaman hias. Pasalnya, jika tidak dirawat dengan benar, tanaman ini akan mati. Cukup dilakukan minimal dua minggu sekali," ujar dia.
Linda Bregmant, peneliti NASA, mengatakan ada beberapa jenis tanaman hias yang bisa dijadikan senjata ampuh untuk melawan polusi udara dan menjadikan udara di ruangan lebih bersih. Berikut beberapa di antaranya.
1. Peace Lily
Tanaman hias ini sangat bagus untuk membersihkan udara. Tanaman ini juga sering dikenal mampu menghilangkan racun benzena dan formaldehida, yakni zat kimia yang terdapat pada rokok. Perawatan tanaman ini sangat mudah, hanya perlu memperhatikan penempatannya. Tanaman ini menbutuhkan cahaya dan kelembapan tinggi agar tumbuh subur. Perawatan untuk daunnya hanya perlu sering disemprot air hangat agar tetap tumbuh sehat.
2. Pakis Boston
Tanaman yang satu ini memunyai ciri yang spesifik. Setiap helai daunnya memiliki beberapa helai lagi yang tampak seperti jumbai-jumbai sehingga sangat mudah mengenali tanaman ini. Selain warnanya yang cerah, tanaman ini menggunakan stomata sebagai penyedot racun formaldehida dan xylene, mengubahnya jadi zat bermanfaat. Tanaman ini biasanya diletakkan pada sudut ruangan.
3. Palem Kuning
Dalam bahasa Latin, palem kuning disebut Areca palm. Ini merupakan jenis tanaman rumah dengan pelepah daun cukup panjang dan menutupi batang yang beruas-ruas. Pertumbuhan tanaman ini bisa mencapai 1–6 meter. Peletakan tanaman ini harus pada tempat yang lembap agar tidak rusak meski pada dasarnya palem kuning bisa disimpan di mana saja, terutama di sebelah furnitur yang baru divernis. Jenis palem ini mampu menyedot polutan yang berasal dari senyawa formaldehida.
4. Karet Hias
Karet hias adalah salah satu tanaman yang kegunaannya menyerap formaldehida dan menghasilkan oksigen. Daunnya berwarna hijau muda, dan saat dipegang teksturnya kenyal. Oleh karena itu, tanaman yang satu ini juga dikenal dengan sebutan rubber plant. Karet hias sebaiknya tidak ditaruh di tempat yang terlalu terang, terutama di bawah sinar matahari. Tempatkan dalam ruangan dengan sedikit pancaran sinar.
5. Dracaena Deremensis
Tanaman ini mudah dirawat dan memerlukan cahaya terang untuk tumbuh subur. Dracaena bisa beradaptasi di area dengan cahaya rendah jika penyiraman airnya dikurangi. Jaga tanah dalam pot tetap lembap dan sering-sering menyemprotnya dengan air hangat. Potong bila ada daun-daun yang mati untuk memberi ruang tumbuhnya daun baru.
6. Anthurium
Secara umum, anthurium dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu anthurium daun dan anthurium bunga. Anthurium daun memiliki daya pikat, terutama dari bentuk-bentuk daunnya yang istimewa. Sementara anthurium bunga lebih menonjolkan keragaman bunga yang dihasilkan dari hibrid maupun spesies.
Anthurium termasuk jenis tanaman evergreen atau tidak mengenal masa dormansi. Umumnya tanaman ini hidup secara epifit dan menempel di batang pohon. Dapat juga hidup secara terestrial di dasar hutan. Khusus untuk tanaman hias dalam ruangan, anthurium bisa juga ditempatkan pada pot dengan media tumbuh tanah, atau lapukan kayu.
7. Begonia
Begonia adalah tanaman yang berbunga abadi dan masuk klasifikasi Begoniaceae. Tanaman ini biasanya tumbuh secara terestrial dan kadang-kadang menjadi epifit pada iklim lembap di kawasan subtropis dan tropis di Amerika Selatan dan Tengah, Afrika, dan Asia Selatan.
Saat ini, begonia banyak dikembangkan menjadi tanaman hias dalam ruangan. Terbukti dengan keindahan bunganya yang abadi membuat tanaman ini menjadi salah satu tanaman favorit yang dijadikan sebagai tanaman penghias ruangan.
8. Anggrek
Anggrek adalah salah satu tanaman hias yang dikenal dengan beragam jenis dan tersebar luas dari daerah tropika basah hingga wilayah sirkumpolar meskipun sebagian besar anggotanya ditemukan di daerah tropika. Kebanyakan anggota suku ini hidup sebagai epifit, terutama yang berasal dari daerah tropika.
Sebagai tanaman penghias ruangan, anggrek dapat ditanam dalam pot dan ditempatkan di dalam ruangan.
9. Adiantum
Adiantum atau yang umum dikenal dengan nama suplir adalah tumbuhan paku-pakuan yang tidak menghasilkan bunga dalam daur hidupnya. Perbanyakan generatif adiantum biasanya dilakukan dengan spora yang terletak pada sisi bawah daun bagian tepi tanaman yang sudah dewasa.
Meski tidak menghasilkan bunga, keberadaan daun adiantum yang menarik membuat tanaman ini sering dijadikan tanaman hias dalam ruangan.
10. Rhapis Excelsa
Rhapis excelsa merupakan jenis palem yang tidak mudah rusak dan bisa beradaptasi di hampir setiap kondisi suhu maupun cahaya. Rhapis juga termasuk tanaman yang mudah dipelihara, tapi pertumbuhannya lambat.

10 Tanaman Hias Paling Mudah Dipelihara

Merawat rumah tetap indah dengan tanaman hias terkadang menjadi bumerang tersendiri  ketika perawatan tanaman ternyata sulit dilakukan. Berikut beberapa tanaman hias yang dapat dipelihara namun tak rewel untuk menambah asri hunian  Anda.

Cemara Norfolk

Rahasia merawat Cemara Norfolk atau Norfolk Island Pine tetap sehat adalah  cukup cahaya  dan kelembapan.  Cemara Norfolk yang kurang cahaya cenderung berubah menjadi cokelat dan rontok dimulai dari cabang-cabang terendah. Begitupula jika udara terlampau kering, akan menjadi target utama bagi laba-laba dan tungau untuk bersarang.  Di habitat aslinya cemara ini dapat mencapai tinggi 60 meter. Namun di dalam ruangan,  cemara norfolk umumnya hanya mencapai tinggi 3 meter.

Chinese Evergreen

Tanaman Chinese Evergreen yang di Indonesia lebih dikenal dengan nama lokal Sri Rejeki (Aglaonema commutatum ) ini, umumnya digunakan sebagai tanaman indoor  . Daunnya yang tebal berwarna hijau dengan motif di tengah bernuansa perak keabu-abuan memberikan sentuhan cerah dan alami di dalam ruangan.  Dalam perawatan, tanaman ini tak memerlukan banyak perawatan khusus seperti pupuk maupun obat anti hama. Tanaman ini juga tak banyak memerlukan air dan cenderung tahan ketika perawatan tidak berjalan teratur.  Kedua sifatnya (tangguh dan hijau) ini membuatnya banyak diminati sebagai tanaman rumahan.  Kendati beberapa pusat perbelanjaan juga meminatinya sebagai tanaman penghias pinggiran taman atau penutup lahan kosong.

Dracaena Fragrans

Tanaman ini sepintas mirip dengan pohon Suji namun berdaun lebar dengan garis kuning melebar di bagian tengah daun.  Nama ilmiahnya adalah  Dracaena fragrans 'Massangeana'.  Tanaman ini sangat mendukung sebagai tanaman indoor  berbatang tegak dengan daun-daun yang menjuntai. Sangat pas ditempatkan dalam sebuah pot besar sehingga nampak lebih mengisi.

Jika dracaena telah tumbuh terlampau tinggi, Anda dapat memotong bagian bawah batang sekitar 30 hingga 60 cm di atas tanah. Lalu, biarkan tunas baru tumbuh kembali dari bagian bawah.

Catatan : Tanaman ini beracun, sebaiknya jangan sampai dikunyah hewan peliharaan. 

Dieffenbacchia atau Daun Bahagia

Dieffenbacchia (dieffenbachia spp ) yang kerap disebut sebagai beras tumpah atau daun bahagia memiliki batang yang mirip dengan tebu. Berdaun rimbun dengan paduan hijau putih, menjadikan penampilan tanaman ini cukup mempesona di dalam ruangan. Jika ditanam bersama-sama dalam satu wadah akan nampak seperti semak yang rimbun.

Penampilan daun yang tebal berwarna hijau dan putih juga mempertegas nuansa topis yang diberikan di dalam ruangan. Sayangnya, semua bagian tanaman ini beracun dan dapat menyebabkan iritasi parah pada bibir dan lidah.

Lidah Mertua

Tanaman sukulen bernama asli Sansevieria trifasciata 'Laurentii'  ini,  tak memerlukan perawatan untuk tumbuh dengan baik. Kendati demikian, penampilannya mampu memperindah ruangan dengan daun-daun yang mirip pedang panjang. Diluar negeri, tanaman ini lebih dikenal dengan nama Snake Plant karena memiliki motif daun yang mirip dengan sisik ular. Selain itu juga memiliki bentuk yang menjuntai tinggi.

Hampir semua jenis lidah mertua mampu bertahan kendati dalam pencahayaan rendah. Satu-satunya masalah yang dapat terjadi adalah akar membusuk jika terlalu banyak air.

Philodendron

Daunnya yang berbentuk hati memiliki sifat tahan lama, membuat tanaman philodendron menjadi tanaman indoor  andalan. Daun-daun philodendron hederaceum oxycardium  juga sangat tahan kendati berada dalam pencahayaan rendah. Philo dapat ditempatkan di tepi rak buku atau di atas perabot yang besar.

Batang philo dapat memanjat mudah pada moss atau kayu sehingga mudah membuatnya menjadi menara tegak hijau.

Tanaman Zee Zee

Tanaman yang satu ini kerap dinamakan tanaman abadi karena sukulen tanaman ini mampu bertoleransi terhadap pencahayaan rendah dan tak memerlukan perawatan khusus. Daun yang tebal dan berkilau membuat tanaman ini mirip dengan plastik.

Tanaman yang bernama asli zamioculcas zamifolia  ini memiliki sifat tumbuh lambat sehingga dapat dijadikan tanaman meja tanpa harus melakukan pemangkasan. Dan, jika Anda ingin menghias ruangan besar sebaiknya pilih tanaman yang besar pula.

Sesekali, Anda perlu memangkas beberapa batang untuk mempertahankan penampilan yang menghijau, sehat hingga beberapa minggu kedepan.

Tanaman Laba-laba

Tanaman ini adalah tanaman yang telah dikenal lama sejak jaman ibu-ibu kita. Nama ilmiahnya adalah chlorophytum comosum vittatum .  Tanaman ini memiliki daun yang mirip dengan rambut atau sarang laba-laba. Berwarna hijau putih dengan garis-garis putih.

Tanaman ini masih saja populer sebagai tanaman indoor .  Bentuknya yang rimbun dapat digantung maupun diletakkan sebagai tanaman pojok di atas pedestal tinggi. Anakan tanaman ini dapat dikembangkan di dalam air maupun ditanam di pot tanah sebagai tanaman baru.

Keladi-keladian

Tanaman yang juga dikenal dengan nama asing arrowhead vine  dan bernama ilmiah Syngonium podofilum  ini dikenal sebagai tanaman rumahan yang fleksibel. Bisa bermanfaat sebagai indoor plant  maupun outdoor plant . Daunnya yang mirip dengan pucuk anak panah  sedikit tebal  memiliki aneka ragam motif dan varian. Beberapa ada yang memiliki daun hijau dengan motif putih, hijau – bronzy  dengan sedikit sentuhan pink, dan sebagainya. Tanaman keladi hias ini dapat dibiarkan menjalar tegak di tiang maupun ditanam dalam keranjang dan digantung.  Sangat cocok diletakkan di berbagai sudut rumah untuk menambah keasrian dalam ruang.

Hoya

Hoya (Hoya carnosa ) atau tanaman lilin, memiliki daun hijau berlilin dan  bunga merah muda nan wangi. Beberapa  tanaman memiliki sentuhan emas  menambah daya tarik tanaman. Anda dapat membiarkan memanjat, merambatkan batang ke topiary, atau membiarkannya  dalam keranjang menjuntai.

Tanaman hoya menawarkan bunga yang indah dan seringkali  memiliki wangi memikat. Tanaman ini tak memerlukan banyak air, sehingga tidak lekas layu ketika Anda lupa menyiraminya.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Mita Bibit